Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Garam adalah zat anorganik yang berbentuk butiran kristal yang berwarna putih, hitam, atau merah. Garam biasanya berasal dari laut dan berbagai larutan garam.

Garam laut secara tradisional diambil dari air laut dengan proses evaporasi. Disisi lain, garam dapat dibuat dengan mengandungi anion kation atau berbagai senyawa kimia.

Kation yang paling umum dalam garam adalah natrium dan klorida. Garam juga mengandung magnesium, kalsium, sulfat, dan bromida.

Garam memiliki banyak fungsi seperti digunakan untuk pengawetan makanan, sebagai bumbu, dan dalam proses pengeringan.

Garam banyak digunakan untuk memasak karena bisa meningkatkan rasa makanan, seperti daging, ikan, dan sayuran.

Untuk proses pengeringan, Garam dapat mengurangi kelembaban udara, sehingga membantu mencegah jamur dan bakteri dari berkembangbiak.

Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Ada banyak jenis garam, yang bervariasi dari segi rasa, tekstur, dan warna. Jenis garam yang paling umum adalah garam ikan, garam dapur, garam krosok, dan garam Himalaya.

1. Garam Dapur

Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Garam dapur adalah jenis garam yang paling umum digunakan dalam masakan.

Garam dapur adalah garam yang telah diolah dan ditambahkan bahan-bahan lain seperti magnesium karbonat dan kapur untuk mengurangi penyimpanan.

Garam dapur digunakan sebagai bumbu masakan atau penyedap rasa.

2. Garam Krosok

Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Garam krosok merupakan jenis garam yang memilki butiran lebih keras dan kasar.

Rasanya juga lebih asin dan lebih kuat. Garam krosok bianya digunakan untuk pengawetan makanan ataupun pakan ternak, tapi kalau mau dibuat bumbu masak juga bisa.

3. Garam Himalaya

Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Garam Himalaya adalah jenis garam yang ditambang dari Pegunungan Himalaya.

Warnanya merah muda dan memiliki kandungan mineral yang tinggi, termasuk sejumlah kecil zat besi, kalium, dan magnesium.

Garam Himalaya digunakan dalam memasak dan sebagai suplemen makanan.

Garam Himalaya memiliki rasa yang lebih halus daripada jenis garam lainnya, sehingga ideal untuk digunakan dalam masakan di mana rasa asin tidak diinginkan.

Garam Himalaya banyak dijual di toko makanan kesehatan dan online. Biasanya lebih mahal daripada jenis garam lainnya, tetapi rasa dan manfaat kesehatannya yang unik membuatnya sepadan dengan harganya.

4. Garam Ikan

Perbedaan Garam Ikan, Garam Dapur, Garam Krosok, dan Garam Himalaya

Garam ikan merupakan garam murni yang hanya mengandu NaCl.

Teksturny lebih kasar dari pada garam biasa dan dikhususkan untuk budidaya ikan terutama ikan hias atau ikan tawar.

Lebih tepatnya, garam ikan diberikan untuk antiseptik dan anti jamur kolam ikan, menjada kesehatan ikan, mencegah parasit, jamur, dan penyakit ikan.

Mucti Intan Sari @muctiintan
Berpengalaman dalam bidang Tata Boga dan Content Creator sejak 2017. Hobi memasak berbagai macam kuliner dan aktif sebagai koki rumahan. Senang membuat kreasi masakan mulai dari masakan daerah hingga mancanegara.
RESEP YANG MUNGKIN KAMU SUKA